Menyiapkan sistem…

Topik EVORA

Trading dan manajemen risiko: hitung ruginya dulu

Jawaban singkat

Apa beda trading dan investasi?

Beda trading dan investasi ada di jangka waktu dan sumber hasil yang diharapkan. Investasi umumnya menahan aset untuk tujuan dalam hitungan tahun, sedangkan trading mengincar perubahan harga dalam hitungan hari atau minggu. Karena horizonnya pendek, biaya, ukuran posisi, dan disiplin batas rugi jauh lebih menentukan hasil trading.

Sumber: U.S. SEC, Investor.gov, "Time Horizon"; U.S. SEC, Investor.gov, "Risk Tolerance"

Disusun tim editorial EVORA. Isi diperbarui 28 September 2026; data dan sumber diperiksa 25 September 2026. Daftar sumber lengkap ada di akhir halaman.

Isi inti

Trading adalah membeli dan menjual aset dalam jangka pendek untuk mencari untung dari perubahan harga, sehingga hasilnya sangat bergantung pada ukuran posisi dan biaya. Manajemen risiko berarti menentukan lebih dulu berapa rugi yang sanggup ditanggung per transaksi, lalu menyesuaikan ukuran posisi dan leverage dengan batas itu. Regulator pasar Eropa, ESMA, mencatat 74-89% akun ritel yang memperdagangkan CFD umumnya merugi.

Leverage memperbesar dua arah

Leverage berarti mengendalikan posisi besar dengan modal kecil. Untungnya membesar, ruginya juga. Tabel ini menunjukkan seberapa jauh harga cukup bergerak melawanmu untuk menghapus seluruh margin awal. Biaya dan margin pemeliharaan diabaikan, jadi di dunia nyata likuidasi datang lebih cepat.

Gerak harga yang menghapus margin awal per tingkat leverage
LeverageGerak harga melawan posisi yang menghapus margin awal
2x50%
5x20%
10x10%
20x5%
50x2%
100x1%
Hitungan: 100% dibagi leverage.

Rugi lebih mudah terjadi daripada pulih

Setelah turun, modal yang tersisa lebih kecil, jadi butuh kenaikan lebih besar untuk kembali. Ini aritmetika, berlaku untuk aset apa pun.

Kenaikan yang dibutuhkan untuk kembali ke modal awal
TurunNaik yang dibutuhkan untuk kembali ke awal
10%11,11%
20%25%
50%100%
80%400%
Hitungan: turun X% butuh naik X dibagi (100 dikurangi X), dikali 100.

Menulis batas rugi sebelum masuk

Urutannya: tentukan rugi maksimum per transaksi, tentukan titik batal, baru hitung ukuran posisi. Contoh hipotetis: modal Rp10.000.000, batas rugi 1% per transaksi, dan titik batal 5% di bawah harga masuk. Rugi maksimum Rp100.000, jadi ukuran posisi paling besar Rp2.000.000. Angka 1% dan 5% hanya contoh, tidak berlaku untuk semua orang.

Batas rugi yang ditulis belum tentu tereksekusi di harga itu. Perintah stop berubah menjadi perintah pasar saat harganya tersentuh. Di pasar yang melompat, harga eksekusinya bisa lebih buruk.

Yang kamu pelajari di EVORA

  • Risk Instinct

    Dua belas pernyataan tentang selera risiko, kendali kerugian, respons pemulihan, dan ketahanan tekanan. Tanpa akun.

    Coba Risk Instinct
  • Kapasitas risiko, struktur pasar, dan syarat batal

    Ukuran posisi dibatasi anggaran rugi, empat biaya yang tidak tertulis di layar harga, dan kapan posisi harus ditinjau. Pelajaran A03, A05, dan A07.

    Buka katalog Academy
  • Kamus Bahasa Pasar

    Leverage, margin, likuidasi, stop loss, dan drawdown dalam satu kalimat sehari-hari.

    Unduh kamus
  • Contoh unit gratis EVORA Livermore

    Rekam jejak seorang trader terkenal, termasuk bagian buruknya.

    Unduh contoh unit

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa yang perlu ditulis sebelum membuka posisi trading?

Sebelum membuka posisi trading, tulis empat hal: rugi maksimum per transaksi dalam rupiah, titik batal yang membuat alasanmu gugur, ukuran posisi yang dihitung dari keduanya, dan biaya yang ikut terpotong. Tulis juga bahwa perintah stop tidak menjamin harga eksekusi, karena perintah itu berubah menjadi perintah pasar begitu harganya tersentuh.

Sumber: U.S. SEC, Investor.gov, "Stop Order"; U.S. SEC, Investor.gov, "Risk Tolerance"

Kenapa leverage tinggi mendekatkan posisi ke likuidasi?

Leverage tinggi mendekatkan posisi ke likuidasi karena margin awal hanya sebagian kecil dari nilai posisi. Pada leverage 10x, harga yang bergerak 10% melawan posisi sudah menghabiskan seluruh margin awal; pada 50x cukup 2%. Margin pemeliharaan dan biaya membuat batasnya datang lebih cepat lagi, jadi jarak ke likuidasi sebenarnya lebih pendek dari hitungan kasar itu.

Sumber: CFTC, Glossary

Bagaimana margin call bisa berujung likuidasi paksa?

Margin call berujung likuidasi paksa bila dana jaminan tidak ditambah tepat waktu. Urutannya: harga bergerak melawan posisi, jaminan turun di bawah batas pemeliharaan, pialang meminta nasabah menambah dana, lalu bila permintaan itu tidak dipenuhi, posisinya ditutup paksa pada harga pasar yang berlaku. Kerugiannya tetap terkunci meskipun harga kemudian berbalik arah.

Sumber: CFTC, Glossary

Berapa banyak trader ritel yang rugi?

Otoritas pengawas pasar Eropa (ESMA) melaporkan bahwa analisis regulator nasional di berbagai negara Uni Eropa menunjukkan 74-89% akun ritel CFD umumnya merugi. Rata-rata kerugian per nasabah berkisar €1.600 sampai €29.000. Data ini untuk CFD di Eropa menjelang 2018 dan tidak otomatis sama untuk pasar lain.

Sumber: ESMA, siaran pers 27 Mar 2018 tentang opsi biner dan CFD

Apakah trading forex legal di Indonesia?

Legal tidaknya trading forex di Indonesia bergantung pada izin pihak yang menawarkan dan pengawas aset dasarnya. Sejak 10 Januari 2025, pengaturan derivatif pasar uang dan valuta asing beralih dari Bappebti ke Bank Indonesia, dan derivatif dengan aset dasar efek beralih ke OJK. Cocokkan nama pihaknya di daftar resmi lembaga berwenang sebelum menyetor.

Sumber: OJK dan Bappebti, Siaran Pers Bersama SP 05/GKPB/OJK/I/2025, 10 Jan 2025; Bappebti, beranda dan daftar pelaku pasar

Batas halaman ini

Halaman ini edukasi umum, bukan nasihat investasi dan bukan ajakan bertransaksi. EVORA tidak memberi saran kapan masuk atau keluar dan tidak menjual aset. Semua contoh angka rupiah di halaman ini hipotetis. Produk dengan leverage bisa membuatmu kehilangan seluruh dana jaminan.

Lanjutkan dari sini

Dua pintu, pilih yang cocok dengan langkahmu sekarang.

Gabung grup gratis

Tanpa biaya. Isi nama, nomor WhatsApp, dan minatmu, lalu tautan grup WhatsApp muncul.

Paket EVORA

Beli sekali, tanpa langganan. Isi dan status tiap paket ada di halaman paket.

Istilah di halaman ini

Sumber

  1. ESMA, siaran pers 27 Mar 2018 tentang opsi biner dan CFD
  2. CFTC, Glossary
  3. U.S. SEC, Investor.gov, "Stop Order"
  4. U.S. SEC, Investor.gov, "Time Horizon"
  5. U.S. SEC, Investor.gov, "Risk Tolerance"
  6. OJK dan Bappebti, Siaran Pers Bersama SP 05/GKPB/OJK/I/2025, 10 Jan 2025
  7. Bappebti, beranda dan daftar pelaku pasar